Hukum dan Pemaafan

Kali ini aku punya kegelisahan yang cukup serius untuk kubagikan dalam tulisan ini. Kegelisahanku itu bermula dari sebuah hal yang cukup lazim di era kita saat ini. Era di mana peristiwa lapor-melaporkan orang lain atas nama hukum menjadi sebuah kelaziman di setiap harinya. Aku sendiri sepakat bahwa tidak ada yang salah dengan itu, bagaimanapun aku […]

Continue Reading

Masa Kecilku

Sejak kecil, aku selalu merasa berbeda dengan anak seusiaku. Bila teman-temanku memiliki intensionalitas yang penuh terhadap dunianya, dunia anak-anak yang normal, maka aku pikir aku hanya separuh memilikinya. Baiklah, aku memang mengakui bahwa diriku juga suka bermain video game, menerbangkan layang-layang, membaca komik, hingga menonton film kartun. Namun di sela-sela itu, aku merasa bahwa aku […]

Continue Reading

Bila Ibrahim Tiba Hari Ini

Iman kerap dipahami sebagai modus penerimaan secara sukarela terhadap suatu sistem kepercayaan yang dianggap benar. Dalam hal ini iman jauh melampaui segala doktrin filosofis mengenai rasionalisme maupun empirisme. Terkait pertanyaan bagaimana kita mengetahui dan menyingkap kebenaran, rasionalisme akan selalu mempostulasikan akal sebagai hakim tertinggi, sementara itu empirisme menyibukan dirinya dengan pengalaman indrawi, di sini iman […]

Continue Reading

On Forgiveness

Sore tadi saya begitu menikmati teks Deridda; “On Forgiveness”, sebuah gumpalan pemikiran filsuf postmo yang saya kira begitu relevan bila dikontekstualisakan pada hari raya Idul Fitri esok hari. Di saat kita sama-sama tahu bahwa esok kata “maaf“ mengalami deflasi akut dan akan menjadi barang obral yang akan sangat mudah untuk dijumpai. Dan boleh jadi esok […]

Continue Reading

Andai Tak Ada Bahasa

Saya yakin betul bahwa akar dari perselisihan yg berujung pada kematian tak lain adalah karena hadirnya bahasa. Adanya bahasa menyebabkan tejadinya retakan pada realitas. Apabila diibaratkan pada sebuah lingkaran, maka bahasa berperan membuat bilangan pecahan yg amat banyak. Pecahan2 tersebut kian memiliki nama tersendiri, keberhinggaan, sebuah identitas.  Dalam hal ini sebuah identitas selanjutnya melihat dirinya […]

Continue Reading

Menyoal Hate Speech

Belakangan ramai membahas megenai surat edaran dari polri mengenai ujaran kebencian (Hate Speech). Di situ reaksi masyarakat pun muncul, ada yg manut-manut saja dengan menggaransikannya pada doktrin agama yang memang melarang perkataan kotor, ada yg kritis dengan lantang mengatakan bahwa ini bentuk pembungkaman demokrasi bung, ada juga kelas menengah ngehe yg cukup tau lalu berkata; […]

Continue Reading