Antagonisme dan Kesementaraan Posisional

Mouffe berkali-berkali mengingatkan bahwa ada dimensi antagonisme yang melekat di dalam relasi antarmanusia. Itu yang menyebabkan tiap-tiap kita selalu tidak pernah sama dalam mempersepsi sesuatu, juga selalu memiliki cara yang berbeda dalam menyelesaikan persoalan. Antagonisme ini yang kemudian membelah relasi antarmanusia itu menjadi “kami” dan “mereka”. Di mana kekuasaan, sebagai artikulasi dari imaji tentang kesatuan […]

Continue Reading

Kebangkitan Nasional dan Rekonstruksi Kreatif

Ada banyak cara untuk merayakan hari kebangkitan nasional. Di beberapa tempat misalnya, kita menyaksikan ragam kegiatan, mulai dari jalan santai, konser musik,  pergelaran seni tradisional, ziarah ke makam pahlawan, hingga zikir dan doa bersama. Sebagai sebuah perayaan–dan lazimnya sebuah perayaan pada umumnya– hari kebangkitan nasional menempatkan dirinya dalam tiga leksikon waktu; masa lalu, masa kini […]

Continue Reading

Islam dan Kemunafikan

Dikisahkan bahwa pejabat nonmuslim mendirikan masjid dituduh munafik, dengan alasan bahwa ia hanya membangun tapi tidak salat di dalamnya. Pertanyaannya kemudian adalah; apakah pejabat yg mendirikan sekolah luar biasa (SLB) juga dapat dituduh munafik? Mengingat bahwa ia hanya membangun tanpa pernah belajar di dalamnya. Apakah pejabat yang mendirikan kebun binatang juga dapat dituduh munafik? Mengingat […]

Continue Reading

Ketidakkonsistenan

Hidup adalah tentang permainan. Di dalamnya kita telah selalu menjadi pemain. Kadang kita menang, kadang pula kita kalah. Kadang kita berada di atas angin dan merayakannya, kadang pula kita terperosok jauh ke dasar tanah dan terpuruk sambil meratapinya. Kata orang, hidup memang bukan sekadar perkara menang atau kalah. Namun menang maupun kalah itu sendiri sejujurnya […]

Continue Reading

Namai dan Kuasai

Pertanyaanku cukup sederhana,  kenapa sebuah gunung bisa dinamakan gunung? Kenapa buah melon bisa dinamakan sebagai melon? Atau kenapa diriku diberi nama Rizki Baiquni Pratama? Mungkin cepat-cepat kita akan menjawabnya bahwa nama-nama itu memang sudah dari sananya, telah begitu sejak lama, tidak usah dipikirkan. Nama Rizki Baiquni Pratama pun merupakan pemberian dari kedua orang tua, pepatah […]

Continue Reading

Definisi dan Kesalahpahaman

Kita kerap membuka sebuah kamus hanya untuk mencari definisi dari sebuah kata yang belum diketahui. Sebagai contoh, jika kita menjumpai sebuah kata ‘biduk’ dalam sebuah tulisan, dan pada saat yang bersamaan kita sama sekali tidak tahu definisi dari kata tersebut, maka membuka KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) merupakan cara yang tepat untuk melenyapkan ketidaktahuan itu. […]

Continue Reading

Selamat Tahun Baru 2017

Seorang kawan bertanya kepadaku, “Qun, apa  yg lo paling harapkan dari negara ini pada tahun 2017?” Aku diam sebentar, lalu aku katakan padanya, “Harapan gue adalah agar pasal penistaan terhadap agama dihapuskan.” Lalu ia pun mengangguk tanda menyetujuinya. Aku sendiri punya cukup alasan untuk jawaban itu. Suatu agama, pikirku, pada dasarnya secara inheren memiliki doktrin […]

Continue Reading

Hukum dan Pemaafan

Kali ini aku punya kegelisahan yang cukup serius untuk kubagikan dalam tulisan ini. Kegelisahanku itu bermula dari sebuah hal yang cukup lazim di era kita saat ini. Era di mana peristiwa lapor-melaporkan orang lain atas nama hukum menjadi sebuah kelaziman di setiap harinya. Aku sendiri sepakat bahwa tidak ada yang salah dengan itu, bagaimanapun aku […]

Continue Reading

Masa Kecilku

Sejak kecil, aku selalu merasa berbeda dengan anak seusiaku. Bila teman-temanku memiliki intensionalitas yang penuh terhadap dunianya, dunia anak-anak yang normal, maka aku pikir aku hanya separuh memilikinya. Baiklah, aku memang mengakui bahwa diriku juga suka bermain video game, menerbangkan layang-layang, membaca komik, hingga menonton film kartun. Namun di sela-sela itu, aku merasa bahwa aku […]

Continue Reading

Frekuensi

Pernah ada hari ketika aku mengenalmu via frekuensiSiapa namamu? begitu sapakuLalu kita tenggelam dalam basa-basiMembiarkan waktu tergeletak tak bernyawaSementara kita sibuk bertransaksi informasi Sejak itu, kita mulai menjangkarkan silaturahmiMenciptakan kalimat tanya tentang kabarMenarasikan plot kita yang belum finalMemilah ihwal apa yang bisa direduksi di antara kitaHingga tercapai satu reduksi sederhana; PuisiSuatu permainan yang terdiri dari […]

Continue Reading