Panjat Pinang Sudah Ada Sejak Zaman Belanda, Lalu Apa Masalahnya?

Panjat pinang harusnya sederhana. Paling tidak, sesederhana mereka yang menyaksikan lomba tersebut. Cukup datang, tak perlu tiket, dan tinggal mengomentari. Terpenting, ada kegembiraan di dalamnya. Bagi warga, panjat pinang adalah perkara ritus tahunan. Kehadirannya sebagai penanda bahwa ini adalah hari kemerdekaan. Siapa saja boleh terlibat. Semuanya larut dalam euforia yang hanya ada sekali dalam setahun. […]

Continue Reading

Kala Modernitas Menyingkirkan Mereka yang Nongkrong dan Makan di Stasiun MRT

Sebagian orang jengkel dengan aksi penumpang MRT yang nongkrong dan makan di stasiun. Rasa jengkel itu ditumpahkan ke media sosial. Di sanalah mereka menyebut penumpang itu tak beradab, norak, dan tak berbudaya. Ucapan itu barangkali memang tak bermakna apa-apa. Lebih khusus untuk kita yang terbiasa hidup dalam arus perkotaan. Di kala efisiensi menjadi tolak ukur, […]

Continue Reading

Menalar Murka Tuhan di Televisi

Ilustrasi Azab Dok: kumparan     Seorang teolog Jerman, Rudolf Otto, dengan apik menggambarkan bahwa Tuhan adalah Dia yang dialami. Pengalaman itu bisa berarti banyak hal, kesulitan atau kemudahan, kemerdekaan atau keterbelengguan, hingga kemurkaan atau kewelasasihan. Dua keping yang saling berkebalikan itu setia membayangi hidup manusia. Keberadaan sosok yang kudus disadari dengan cara seperti itu. […]

Continue Reading

Tahun Baru, Waktu dan Ketakbermaknaan

Banyak yang berpikir bahwa waktu adalah skema untuk menandai pencapaian seseorang. Detik yang berganti menit, jam, hari, bulan, hingga tahun yang kemudian dipahami sebagai sebuah perayaan. Serba cepat, spesial, meriah dan penuh kegembiraan. Beragam resolusi pun diikrarkan, ada yang melabuhkan doa serta harapan untuk lulus kuliah, enteng jodoh, kenaikan pangkat, naik gaji, hingga hal lainnya […]

Continue Reading

Cerita Perpisahan dari Baiquni

Kalau bukan bodoh, pasti saya sudah sinting. Menolak dibayar nyaris dua digit per bulan. Meninggalkan seluruh zona nyaman yang telah saya dapatkan, meletakan dengan hormat jabatan yang telah dibangun, setidaknya dalam dua tahun terakhir.Sejujurnya, saya masih tak percaya melakukannya. Ditawari nominal yang fantastis, saya justru mengakhirinya. Mengambil risiko untuk menjadi seorang jurnalis. Sebuah pilihan yang […]

Continue Reading

KAMI TIDAK BUTUH ROKOK, APALAGI IKLAN-IKLANNYA

Anak-anak adalah para peniru yang ulung. Mereka memiliki kemampuan meniru segala aktivitas orang-orang di sekelilingnya. Apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan mengatasi kuriositas yang mereka miliki. Sayangnya, kerap kali kita menyaksikan bahwa apa yang anak-anak tiru itu bukan merupakan hal yang baik. Di beberapa tempat, kita bisa dengan mudah menemukan anak-anak yang sudah merokok, […]

Continue Reading

Gubernur Baru dan Imajinasi APBD Halal

Saya percaya bahwa segala kesemrawutan yg kita temukan, terjadi karena kita gagal membuat demarkasi antara ruang publik dan privat. Pejabat yang kita miliki, atau bahkan diri kita sendiri, telah keliru mengklasifikasikan persoalan. Menganggap bahwa yg publik adalah urusan privat, serta sebaliknya, menganggap bahwa yg privat adalah urusan publik. Contoh konkritnya, belum lama ini terlontar sebuah […]

Continue Reading

Sudahlah Boni.. .

Dulu sekali, saya pernah membaca sebuah buku yang ditulis oleh Boni Hargens, Demokrasi Radikal. Buku itu sendiri sebetulnya merupakan skripsi Boni yang dibukukan. Bila kebanyakan mahasiswa ilmu politik menulis tentang politik praktis, maka lain halnya dengan Boni, skripsi yang dibukuan olehnya itu jutsru berurusan dengan problem filsafat politik. Dalam Demokrasi Radikal, Boni mencoba menelusuri paradoks […]

Continue Reading

Politik dan Fiksi

Pada mulanya Sepekan terakhir kita menyaksikan dua orasi politik yang jauh dari kata bermutu. Yang lebih dulu adalah pernyataan dari politisi Gerindra, sementara yg belakangan adalah penyataan dari politisi NasDem. Keduanya sama tak bermutunya, karena sebagai politisi, mereka telah gagal menciptakan diskursus publik yang mencerdaskan. Sebaliknya, keduanya justru mendeklarasikan diskursus tentang rasa saling curiga yang […]

Continue Reading
1 2 3 9